Minggu, 17 Mei 2026

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres – Pemkab Sidrap Siap Perkuat Swasembada dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

abdhe
17 Mei 2026 02:36
Sidrap 0 41
2 menit membaca

Sidrap, detik9.com — Polres Sidrap kembali menggelar panen raya jagung kuartal 2 Tahun 2026, yang ditanam di atas lahan seluas 5 Hektar di Desa Mario Kecamatan Kulo Kabupaten Sidrap Sabtu (16/5/26). Siang

Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Swasembada Pangan khusus jagung. Panen ini merupakan bukti nyata dukungan Polres Sidrap terhadap program ketahanan pangan Nasional yakni Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan hasil panen jagung kita dapat kita lihat bersama berjalan dalam kondisi yang cukup baik. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa terus terlaksana guna mendukung program Bapak Presiden Prabowo demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan rakyat melalui ketahanan pangan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam mendukung target swasembada jagung nasional melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penyiapan benih, penyediaan pupuk bersubsidi, hingga menjaga stabilisasi harga jagung di tingkat petani. Menurutnya, Sidrap memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan jagung nasional, terutama untuk sektor peternakan yang terus berkembang di daerah tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap terus berupaya mendukung target swasembada jagung melalui penyiapan benih, pupuk bersubsidi, serta menjaga serapan dan stabilisasi harga. Tahun ini, Bulog menargetkan serapan sekitar 15 ribu ton, ditambah pembelian dari para peternak yang ada di Sidrap,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan jagung di Sidrap sangat tinggi karena menjadi salah satu bahan utama pakan ternak. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung kelompok tani di desa dan kelurahan agar produksi jagung semakin meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Dulu harga jagung hanya berada di angka Rp 4.000 ke bawah. Sekarang dengan kadar air 14 hingga 18 persen, harga jagung bisa mencapai Rp 6.500. Ini tentu menjadi kabar baik bagi para petani dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap, khususnya di sektor pertanian,” tutupnya.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x